Jawa Pos Radar Lawu - Banyak orang yang menyukai buah pisang, selain rasanya yang enak, buah pisang juga mengandung banyak sekali nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh.
Tapi bagaimana dengan ontong atau jantung pisang ?
Mungkin banyak yang kurang suka dengan jantung pisang, dan mungkin hanya di anggap limbah organik. Tapi ternyata ontong atau jantung pisang juga punya banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh, antara lain:
- Menjaga kesehatan usus
Diketahui jantung pisang memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, serat berfungsi sebagai prebiotic yang membantu meningkatkan jumlah bakteri baik pada usus.
Bakteri baik itu membantu memecah racun dari zat makanan yang masuk kedalam usus sehingga meningkatkan imun.
Selain itu serat juga bisa meningkatkan mikrobioma baik yang berfungsi untuk mengurangi resiko kanker, terutama kanker usus.
- Mengatasi anemia
Selain mengandung serat, jantung pisang juga memiliki kandungan zat besi. Dua kandungan ini lah yang membantu memproduksi sel darah merah dan mengatasi gejala anemia.
- Meningkatkan produksi asi
Di dalam jantung pisang terdapat kandungan laktagogum yang dapat menstimulasi hormon oksitosin dan prolactin.
Hormon tersebut yang berperan untuk memproduksi asi.
Tak hanya itu, jantung pisang juga mampu mendukung kesehatan rahim dan kesuburan wanita.
- Mencegah pengeroposan tulang
Senyawa quercetin dan catechin yang ada pada jantung pisang dapat membantu mencegah pengeroposan tulang, sebab dua senyawa tersebut bersifat antioksidan dan aniinflamasi.
Tak hanya iti, pada jantung pisang juga terdapat kandungan zinc yang ikut membantu pencegahan pengeroposan tulang.
- Memperbaiki suasana hati
Jantung pisang juga di katakan sebagai antidepresan alami sebab jantung pisang mengandung magnesium.
Fungsi magnesium sendiri adalah untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan suasana hati.
- Menurunkan kadar kolesterol
Jantung pisang memiliki kandungan senyawa sterol dan serat, dua kandungan ini mampu menurunkan kadar kolesterol.
Fungsi sterol yaitu mencegah penyerapan kolesterol pada usus sehingga kadar kolesterol pada tubuh tidak tinggi.
Sedangkan serat, juga punya fungsi yang sama dengan sterol, yaitu menurunkan kadar kolesterol dengan cara mengikat lemak sehingga dapat mengurangi lenyerapa kolesterol dalam usus.
- Mencegah pembesaran prostat
Jika kelenjar prostat membesar, maka akan menjadi masalah saat buang air kecil.
Senyawa asam sitrat dan asam amino lada jantung pisang bersifat antiinflamasi yang dapat mencegah pembesaran prostat.
Selain itu, terdapat kandungan quercetin yang bersifat antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada prostat dan memperlancar aliran urin.
- Mengatasi diabetes
Kandungan serat yang tinggi pada jantung pisang dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah.
Cara kerja serat dalam menurunkan kadar gula darah yaitu dengan memperlambat proses konversi karbohidrat menjadi gula, sehingga dapat membantu mengontrol peningkatan kadar gula dalam darah.
- Membantu proses penyembuhan infeksi
Jantung pisang memiliki kandungan etanol yang dapat membantu mencegah pertumbuhan bakteri patogen, sehingga dapat menyembuhkan luka dan mencegah infeksi.
- Mengatur tekanan darah
Jantung pisang mengandung kalium yang berfungsi untuk mengatur tekanan darah, sehingga dapat membantu mengurangi resiko hipertensi.
- Menjaga kesehatan otak
Dalam jantung pisang terdapat kandungan vitamin B6, yang mana kandunga ini bermanfaat untuk memproduksi neurotransmitter dan regulasi mood. Ini sangat diperlukan untuk fungsi otak yang sehat.
- Menjaga kesehatan kulit
Jantung pisang mengandung vitamin C yang cukup tinggi, vitamin C ini lah yang membantu meningkatkan memproduksi kolagen dan menjaga kesehatan kulit.
Jantung pisang mengandung vitamin A dan betakaroten, dua kandungan ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. (*)