Jawa Pos Radar Lawu - Manfaat daun keji beling sering digunakan sebagai pembatas kebun atau pagar, tetapi keberadaannya di Indonesia tidak hanya sebagai elemen dekoratif.
Dalam bahasa ilmiahnya daun keji beling dikenal sebagai Strobilanthes Crispus, tanaman ini memiliki cabang ranting dan daun yang berlimpah memberikan kesan berumpun.
Kandungan yang terdapat didalam daun keji beling mencakup beberapa senyawa seperti Vitamin C, Vitamin B1 dan vitamin B2, asam galat, polifenol, alkaloid, flavonoid dan tanin. Kombinasi ini memberikan dasar yang kokoh bagi manfaat kesehatan yang bisa dihasilkan oleh tanaman ini.
Beberapa manfaat kesehatan dai keji beling meliputi :
- Mengobati Batu Ginjal
Obat herbal satu ini sering dimanfaatkan untuk menangani batu ginjal. Kandungan yang terdapat dalam daun keji beling dipercaya mampu memecah batu ginjal menjadi lebih kecil sehingga tidak menyumbat saluran kemih dan bisa mengalir keluar melalui urine dengan mudah.
Selain itu daun keji beling juga daoat membantu mengurangi pembengkakan pada ginjal dan mencegah terjadinya batu ginjal. Hal ini dikarenakan sifat diuretik alami yang dimiliki oleh daun keji beling yang dapat membantu mengeluarkan sisa sisa metabolisme dan racun dari tubuh melalui urin.
- Mengatasi Diabetes
Dilansir dari h, diabetes terjadi akibat gula darah yang tinggi disertai gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat kekurangan fungsi lainnya. Salah satu cara mengobati diabetes secara alami adalah dengan menggunakan parutan daun keji beling.
Kandungan yang terdapat pada daun keji beling sangat efektif untuk menstabilkan kadar gula darah. Daun keji beling ini juga berperan penting dalam mengatur sistem pertahanan terhadap pengaturan produksi insulin.
- Menurunkan Tekanan Darah
Manfaat lain dari daun keji beling adalah mampu menurunkan tekanan darah yang tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun keji beling dapat melancarkan aliran darah dan mengurangi resiko penyakit jantung.
Selain itu daun keji beling juga mengandung senyawa aktif yang dapat membantu menurunakn kadar gula kolestrol dalam tubuh sehingga dapat membantu mencegah penyakit jantung.
- Mengandung Zat Anti Kanker
Manfaat daun keji beling dalam mengalahkan kanker terletak pada kandungan anti kankernya. Telah ditemukan bahwa daun keji beling dapat menekan pertumbuhan sel kanker prostat dan payudara.
Tak hanya itu, penelitian dilakukan pada tahun 2015 menunjukkan bahwa kandungan flavonoid pada daun keji beling dapat mencegah pertumbuhan kanker usus besar pada tikus. Ontology Letters juga mencatat bahwa mekanisme anti kanker daun keji beling akan bekerja melawan garis sel kanker hati dan payudara.
Anti-kanker ini mungkin menjadi target kemoterapi yang cocok untuk pasien penderita kanker tersebut.
- Meringankan infeksi kulit
Manfaat daun keji beling yang mengandung senayaw aktioksidan tinggi, seperti asam askorbat, flavonid dan karotenoid. Senyaw –senyawa ini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan sinar UV. Daun keji beling diketahui memiliki sifat antibakteri.
Penelitian menyebutkan bahwa esktrak tanaman ini dapat membantu mengatasi infeksi kulit yang disebabkan oleh abkteri Staphylococcus aureus, seperti bisul, selulitis dan impetigo. Selain infeksi kulit bakteri tersebut juga bisa menyebabkan bakteremia.
- Mencegah Penuaan Diri
Daun keji bening mengandung senyawa antioksidan yang tinggi, yang dapat memebantu melindungi kulit dari kerusaaan akibat radikal bebas dan mencegah penuaan dini. Senyawa ini akan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak dan meningkatkan produksi kolagen, yang penting untuk menjaga kekencangan elastisitas kulit.
Caranya adalah dengan mengonsumsi daun keji beling secara teratur atau menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung ekstrak daun keji beling.
Demikian ulasan manfaaat mengenai daun keji beling bagi kesehatan tubuh. Sebagai catatan akhir selalu bijak dalam menggunakan tanaman obat dan konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum mengadopsi pengobatan alternatif. (*)
Editor : Riana M.