Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Rekomendasi 5 Jenis Makanan Pasca Stroke yang Mendukung Kesembuhan dan Pencegahan Kambuhnya Penyakit!

Nur Wachid • Rabu, 24 April 2024 | 01:53 WIB
Ilustrasi sayur-sayuran (Pinterest)
Ilustrasi sayur-sayuran (Pinterest)

Jawa Pos Radar Lawu - Bagi seseorang yang mengalami serangan penyakit stroke, penting bagi penderita untuk memperhatikan pola makan sehat guna mendukung proses pemulihan dan mencegah kambuhnya penyakit.

Hal tersebut di sebabkan kondisi saraf -sarafnya melemah tidak seperti sebelumnya.

Memilih makanan yang tepat jadi solusi tepat membantu mengontrol tekanan darah, berat badan, serta mengurangi risiko serangan stroke berulang.

Prinsip tersebut, semacam pola makan orang yang diet, dimana ketentuannya tergantung jenis stroke yang di derita ringan atau berat.

Berikut ini 5 jenis makanan yang direkomendasikan untuk pasca terkena penyakit stroke :

1. Sayuran dan Buah-Buahan

Sayuran hijau dan berbagai jenis buah-buahan kaya akan serat, rendah kalori, serta mengandung nutrisi penting seperti vitamin dan mineral. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam sayuran dan buah-buahan bersifat anti-radang, melindungi sel-sel pembuluh darah dari kerusakan.

Contoh sayuran yang direkomendasikan yaitu sayuran berwarna hijau, wortel, kentang, dan tomat. Sedangkan untuk buah-buahannya seperti jeruk, pir, melon, pisang, dan semangka sangat baik dikonsumsi.

2. Ikan Salmon

Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Konsumsi ikan salmon sebagai sumber protein dapat membantu menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung.

Selain ikan salmon, jenis ikan lain seperti tuna dan makarel juga direkomendasikan karena kandungan omega-3 yang tinggi.

3. Biji-bijian Utuh

Biji-bijian utuh seperti oatmeal, beras merah, gandum, ubi, quinoa, dan jagung kaya akan protein, serat, magnesium, fosfor, zinc, tembaga, dan vitamin. Makanan ini membantu menjaga kesehatan jantung dan mencegah gejala stroke ringan.

4. Olahan Susu Rendah Lemak

Penderita stroke yang mengalami kesulitan menelan makanan dapat mengonsumsi olahan susu rendah lemak seperti keju, yoghurt, atau susu.

Konsumsi makanan rendah lemak ini membantu menurunkan risiko stroke dan memudahkan proses penelanan bagi penderita.

5. Makanan dengan Kalium

Makanan yang mengandung kalium membantu mengeluarkan kadar natrium dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah.

Misalnya, kentang, ubi jalar, bayam, kacang kedelai, ikan, pisang, persik, melon, dan tomat merupakan beberapa contoh makanan yang kaya akan kalium.

Menyusun pola makan yang sehat dan seimbang setelah mengalami stroke merupakan langkah penting dalam proses pemulihan dan pencegahan komplikasi risiko stroke lebih lanjut. (okta-pnm/kid) 

Editor : Riana M.
#pola makan #sayuran #penyakit #jenis makanan #sayur sayuran #ikan salmon #stroke #Biji-bijian #pasca