Jawab Pos Radar Lawu - Puasa merupakan waktu yang istimewa bagi umat Muslim di mana mereka menahan diri dari makan dan minum mulai dari fajar hingga matahari terbenam.
Namun, sementara fokus umumnya pada keagamaan dan kesehatan secara keseluruhan, seringkali kesehatan gigi dan mulut diabaikan.
Padahal, perubahan pola makan dan minum selama bulan puasa dapat berdampak signifikan pada kesehatan gigi dan mulut seseorang.
Inilah mengapa penting untuk memberikan perhatian khusus pada kesehatan gigi dan mulut selama bulan suci ini.
Mulai dari teknik sikat gigi yang tepat hingga pilihan makanan sahur dan berbuka puasa, semua memengaruhi kesehatan oral kita.
Kesehatan gigi dan mulut sebenarnya berpengaruh pada oral hygiene kita masing-masing. Namun, saat berpuasa ada beberapa perubahan yang terjadi.
Misalnya, asupan makanan yang berkurang dapat mengakibatkan produksi air liur juga ikut berkurang.
Akibatnya, bakteri baik di dalam mulut berkembang biak lebih banyak dari biasanya, menyebabkan bau mulut yang kurang sedap.
Selain itu, sensitivitas syaraf di gigi juga bisa meningkat, membuat gigi terasa ngilu saat mengonsumsi makanan panas atau dingin saat berbuka puasa.
Hal ini disebabkan oleh akumulasi air liur yang berkurang selama berpuasa. Kemudian, mulut yang kering atau lembab karena kurangnya asupan cairan dapat mempercepat terjadinya peradangan, terutama pada tenggorokan.
Beberapa masalah umum yang sering terjadi selama puasa adalah:
1. Bau Mulut: Terjadi ketika seseorang tidak mengkonsumsi makanan atau saat berpuasa, karena produksi air liur yang berkurang.
2. Sensitivitas Gigi: Gigi cenderung lebih sensitif terhadap suhu ekstrem makanan karena produksi air liur yang berkurang.
3. Karies: Plak gigi menjadi sulit untuk dihilangkan karena produksi air liur yang berkurang, meningkatkan risiko terjadinya karies.
4. Sariawan: Kurangnya rehidrasi dapat menyebabkan mukosa mulut menjadi kering dan rentan terhadap sariawan.
Dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa, kita dapat menjalani ibadah dengan nyaman dan tetap memperoleh manfaat kesehatan yang optimal. Jadi, jangan lupakan aspek ini selama menjalankan ibadah puasa! (herlin-pnm/kid)
Editor : Riana M.