Jawa Pos Radar Lawu - Puasa ramadan menjadi salah satu ibadah yang kita nantikan setahun sekali. Tetapi bagi ibu menyusui, puasa ramadan bisa menjadi tantangan tersendiri.
Kebanyakan ibu menyusi harus berpikir dua kali untuk menunaikan ibadah puasa ramadan.
Padahal, puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan ibu menyusui.
Di antaranya bisa mencegah penyakit, menjaga pola hidup sehat, hingga melancarkan pencernaan.
Tentu syaratnya, ibu menyusui harus mau mempertimbangkan beberapa hal penting agar bisa menjalani puasa dengan aman dan nyaman.
Menurut dr. Miranti Fristy, Sp.A, dokter spesialis anak RSU Muslimat Ponorogo, ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk ibu menyusui dalam berpuasa.
Pertama, apabila si kecil yang masih periode ASI eksklusif artinya ASI masih menjadi satu-satunya sumber nutrisinya.
Kedua, apabila berat badan dan tinggi badan tidak adekuat. Ketiga, apabila si kecil sedang sakit sebaiknya puasa ditunda terlebih dahulu. Di luar kondisi tersebut, ibu menyusui bisa menunaikan ibadah puasa, lho!
dr. Miranti Fristy juga memberikan beberapa tips agar ibu menyusui mampu menjalani puasa dengan maksimal, berikut ini:
1. Jangan Pernah Meninggalkan Waktu Sahur
Selain disunahkan, sahur juga menjadi faktor penting dalam ibu menyusui untuk berpuasa. Dengan sahur, ibu menyusui bisa membekali diri dengan nutrisi yang dibutuhkan tubuh selama sehari penuh.
2. Penuhi Cairan Tubuh
Setidaknya diperlukan air yang cukup setidaknya minum 8-12 gelas per hari agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi atau 2 liter dalam sehari yang bisa disesuaikan dipenuhi ketika sahur dan berbuka berpuasa.
3. Pastikan Penuhi Gizi Seimbang
Tidak hanya karbo yang terkandung dalam nasi, ibu menyusui juga membutuhkan protein hewani. Mengingat peran zat protein yang mampu memberikan tenaga lebih bagi tubuh. Hal ini juga penting untuk kandungan nutrisi air susu ibu.
4. Ukur Kemampuan
Penting bagi ibu untuk terus memantau kesehatan dirinya dan juga perkembangan si kecil. Apabila kondisi tidak memungkinkan sebaiknya tidak puasa terlebih dahulu.
Dengan keempat tips tersebut, diharapkan bunda bisa menunaikan ibadah puasa ramadan dengan optimal. Tentu saja jangan lupa mantapkan niat untuk beribadah di bulan yang suci. Puasa aman, tubuh pun jadi nyaman. (kid)
Editor : Nur Wachid