Jawa Pos Radar Lawu - Olahraga skipping atau lompat tali punya segudang manfaat untuk tubuh. Skipping direkomendasikan sebagai olahraga diet untuk menjaga tubuh wanita.
Gerakan skipping ini melibatkan banyak otot tubuh, terutama otot kaki dan lengan. Sehingga efektif untuk mengencangkan otot, kulit dan tubuh.
Gerakan melompat dalam skipping baik untuk kesehatan tubuh. Terutama menjaga kesehatan jantung dan daya tahan tubuh.
Meskipun memiliki manfaat yang besar, perlu diketahui ada beberapa larangan yang perlu diperhatikan saat melakukan skipping, terutama bagi wanita.
Hindari Selama Menstruasi
Hormon yang dilepaskan saat menstruasi dapat membuat ligamen otot dan persendian menjadi lebih kendur dan melunak.
Sehingga olahraga yang membutuhkan tekanan dan kerja otot terlalu berat, seperti skipping, sebaiknya dihindari.
Jangan Overdosis
Melakukan skipping terlalu lama dapat membuat tubuh merasa lelah.
Disarankan untuk melakukan olahraga ini dalam waktu sekitar 5-15 menit setiap sesinya dan beristirahat sejenak setelah 15 menit.
Pemula Bisa Mulai Perlahan
Disarankan untuk memulai dengan frekuensi 2-3 kali seminggu dengan durasi 1-5 menit per sesi.
Secara perlahan meningkatkan intensitas dan durasi latihan dapat mencegah cedera pada otot kaki.
Nah, perlu diperhatikan larangan dalam melakukan aktivitas skipping, terutama olahraga. Namun ketika kita sudah memperhatikan dengan baik tidak perlu khawatir maupun cedera.
Salah satunya, olahraga skipping dapat menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan dan kecantikan tubuh wanita.
Namun dengan catatan, selama dilakukan dengan benar dan sesuai dengan kemampuan tubuh masing-masing. (okta-magang-pnm/kid)
Editor : Mizan Ahsani