CERITA MISTERI, Jawa Pos Radar Lawu – Seorang tukang ojek pengkolan mendapatkan penumoang seorang anak sekolahan malam-malam.
Begitu diantarkan sampai tempat tujuan, ternyata penumpang tersebut adalah kuntilanak
Di zaman maraknya ojek online, penumpang ojek pengkolan semakin turun.
Banyak penumpang yang beralih menggunakan ojek online.
“Dari pagi saya mangkal nggak dapat penumpang, Mas. Mau pulang nggak enak kalau nggak bawa uang. Saya lanjut sampai malam. Malem-malem di deket lampu merah pasar sayur Magetan akhirnya saya dapat penumpang.”
Budi (37) seorang tukang ojek pengkolan asli Magetan. Bertahun-tahun mengojek, baru kali ini ia mendapatkan seorang penumpang aneh.
Bagi sebagian orang, meski selalu ramai Pasar Sayur Magetan tetap terkenal jadi tempat wingit.
Banyak orang melihat penampakan di bagian parkiran sampai di dalam pasar.
“Karena nggak pernah ngalamin ya saya nggak percaya, Mas.”
Motor tua Budi berderu membelah jalan yang sepi mengantar penumpang pertama sekaligus terakhirnya.
“Pakai baju putih rok biru. Saya juga bingung anak ini dari mana malam-malam? Saya tanya beberapa kali dia nggak jawab apa-apa, cuma diem.”
Memasuki desa tujuan penumpangnya, Budi semakin merasakan hawa yang tidak enak.
Bulu kuduknya berdiri saat melintasi sebuah kompleks pemakaman.
“Berhenti,” ucap penumpang Budi tiba-tiba. Budi menghentikan motornya.
“Saya tanya, loh ini kan masih kuburan? Mana rumahnya?”
Pertanyaan Budi menemukan jawaban saat penumpangnya berjalan masuk ke kuburan.
Menoleh ke belakang, dan terlihat sosok yang sebenarnya.
“Kuntilanak! Wujudnya jelas banget, Mas. Wajahnya pucat, seragamnya berubah jadi baju putih panjang. Liatin saya dengan mata melotot trus ketawa kenceng banget. Saya langsung tancap gas begitu liat wujud aslinya, Mas.”
Hari apes tidak ada di kalender. Bukannya dapat penumpang, Budi malah bertemu kuntilanak. (*)
Editor : Nur Wachid