Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kesurupan Massal 40 Siswa saat Malam Api Unggun di Perkemahan Desa Wingit Magetan, Cerita Misteri Wedhus Kendit Part 4

Saestu Saget • Rabu, 21 Mei 2025 | 01:55 WIB
Cerita misteri wedhus kendit di Magetan.
Cerita misteri wedhus kendit di Magetan.

CERITA MISTERI, Jawa Pos Radar Lawu – Di perbatasan desa wingit terdapat sebuah lapangan yang terkenal angker karena bersebelahan dengan kuburan umum.

Suatu hari, sebuah sekolah menengah pertama menggelar perkemahan sabtu minggu (persami) di atas lapangan tersebut.

“Katanya sih udah izin pihak desa. Yang disayangkan orang-orang, kan lapangannya terkenal angker. Kok ya masih nekat mau gelar persami di sana? Mana orang balai desa izinin lagi,” ujar Wati (28) salah satu warga.

Persis sabtu malam, acara api unggun digelar.

Lapangan yang tadinya horor berubah meriah. Lampu penerangan dipasang di berbagai sudut. Api unggun dinyalakan menambah riuh suasana.

“API API API... API KITA SUDAH MENYALA...”

Puluhan murid serempak bernyanyi mengikuti suara kakak pembina.

Tapi gaduhnya suasana hanya bertahan sebentar. Tidak sampai 30 menit, meriahnya api unggun berganti jadi teriakan dan tangisan di mana-mana.

Kesurupan masal dimulai saat tiba-tiba seorang murid mengembik sangat nyaring.

Suaranya bahkan mengalahkan nyanyian kakak pembina yang menggunakan pengeras suara.

“Yang suaranya kayak kambing itu duduk sila, Mas. Di tengah-tengah anak-anak yang lain. Nggak sampai 5 menit. Semua yang di sekitarnya langsung teriak-teriak histeris kesurupan. Dari yang cuma satu, merembet sampai 40-an anak.”

Warga percaya yang merasuki murid pertama adalah roh wedhus kendit. Sosok yang selama ini menjaga desa dari mara bahaya dan bencana.

Penyelenggara acara persami dibuat kalang kabut. Semua upaya yang ia lakukan sia-sia. Semua doa yang mereka panjatkan tidak berimbas apa-apa.

Pak Ali (62) seorang tetua desa akhirnya turun ke lapangan. Berjalan tertatih dibantu tongkat kayu.

“Saya pegang murid yang kesurupan wedhus kendit. Dia kuncinya. Saya paksa keluar. Tapi energinya sangat kuat.” Pak Ali sendiri melawan puluhan murid kesurupan.

“Saya azan, Mas. Biar setan yang masuk mengira sudah subuh. Alhamdulillah saya bisa menyelamatkan mereka. Semoga nggak ada yang diikuti wedhus kendit sampai rumah.” (*)

Editor : Nur Wachid
#tumbal #wedhus kendit #magetan #cerita misteri #desa wingit