Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Cerita Misteri Pesugihan Kandang Bubrah Part 2, Warga Dengar Tawa Kuntilanak di Rumah Duda Kaya Magetan

Saestu Saget • Senin, 19 Mei 2025 | 02:45 WIB

 

Cerita misteri pesugihan kandang bubrah.
Cerita misteri pesugihan kandang bubrah.

CERITA MISTERI, Jawa Pos Radar Lawu – Pak Bekti (42) duda asal Desa T dicurigai warga memiliki pesugihan kandang bubrah.

Selain karen sudah tiga kali menikah dan semuanya berakhir cerai, Pak Bekti rutin memperbaiki rumahnya setiap beberapa bulan sekali.

Hanya satu tempat yang tidak pernah diapakan apakan Pak Bekti; Pohon mangga besar di depan rumahnya.

Pernah suatu malam Roni (25) tetangga Pak Bekti lewat di depan rumahnya. Pulang ngopi pukul 1 malam, Roni melihat seorang gadis cantik duduk di depan rumah Pak Bekti sendirian.

“Cantik, Mas. Cantik polll. Hidungnya mancung, pipinya tirus, rambutnya panjang. Tapi yang aneh, Mas. Pandangannya kosong. Kayak orang linglung gitu.”

Roni sampai tak berkedip menatap perempuan tersebut. Motor yang ia kendarai berhenti, Roni turun ingin menghampiri dan bertanya.

“Kasihan kan malam-malam. Hehee... aslinya sih saya pengen kenalan gitu, siapa tahu mau.” Saat Roni berjalan, sampai di pohon mangga langkahnya terhenti.

Roni melihat perempuan berbaju panjang di depannya bergerak. Bukan berjalan melainkan terbang.

Sosok cantik itu mendarat di atas kepala Roni. Duduk di salah satu dahan pohon mangga lalu tertawa.

“Suara tawa kunti, Mas. Ih... ihh... ihhh... gitu. Ya siapa yang nggak takut. Saya balik kanan lari balik ke motor tancap gas. Bahkan suara tawanya masih kedengeran sampai rumah. Wah saya menggigil. Saya selimutan rapat, nggak buka selimut sampai besok paginya.”

Waktu menceritakan ke orang tuanya, Roni mendapatkan jawaban yang lebih mengejutkan. Ciri-ciri perempuan yang dilihat Roni, mirip seperti istri kedua bekti.

Pohon Mangga di Depan Rumah Duda Pembawa Petaka

Selain Roni, ada juga anak kecil yang pernah menjadi korban pohon mangga depan rumah Pak Bekti.

Namanya Fajar (10) dan Zaki (9), sepasang teman bermain yang rumahnya tak jauh dari rumah Pak Bekti.

Singkat cerita, Zaki baru dibelikan sepeda baru. Ia mengajak Fajar bersepeda keliling.

Dan tempat yang cukup luas bermain sepeda, adalah halaman rumah Pak Bekti.

Mereka masih terlalu kecil untuk mengerti hal gaib. Mereka tak tahu bahaya yang mengancam.

Saking asyiknya bermain sepeda, mereka sampai lupa waktu.

Maghrib-maghrib, orang tua Zaki dan Fajar baru menemukan mereka berdua di halaman rumah Pak Bekti dalam keadaan.... (*)

Editor : Nur Wachid
#pesugihan kandang bubrah #magetan #cerita misteri