CERITA MISTERI, Jawa Pos Radar Lawu – Seorang mantan kepala desa di Kabupaten Magetan kehilangan kewarasan setelah mengikuti ritual sumpah pocong. Ia dituduh mencabuli seorang remaja tetangga rumahnya.
Berteriak Histeris, Mengigau, sampai Mengancam Orang dengan Pisau.
K (43) seorang mantan kepala Desa L dituduh mencabuli seorang remaja tetangga rumahnya.
Tuduhan yang awalnya hanya rumor tiba-tiba jadi serius saat K benar-benar mengiyakan tantangan warga melakukan sumpah pocong.
K serius meladeni tuduhan warga Desa L untuk melakukan sumpah pocong.
“Saya nggak takut orang saya nggak salah. Mau sumpah pocong ayok!” tegas K.
Urutan Sumpah pocong yang dijalani K:
• K dibalut kain kafan menyerupai pocong lalu dibaringkan
• K mengucapkan sumpah di depan saksi dan tokoh agama
• Doa dan pengukuhan untuk mengunci sumpah yang K ucapkan
Tidak sampai satu hari setelah sumpah pocong, K merasakan gangguan supranatural
Gangguan Gaib Datang Meneror
K mengungkapkan apa yang terjadi setelah prosesi sumpah pocong yang dijalaninya. Teror demi teror mengikuti K kemana pun ia pergi.
“Awalnya tiba-tiba saya lihat pocong di sumur belakang rumah. Saya teriak sampai satu rumah heboh. Paginya, saya lihat pocong di mana-mana. Di rumah tetangga. Di atas pohon mangga depan rumah. Bahkan orang lewat aja sampai berubah jadi pocong.”
Meski K merasa tidak bersalah, sumpah pocong dipercaya masyarakat Jawa berakibat fatal.
Akibat Sumpah Pocong
“Kalau kata orang-orang sih sumpah pocong bukan untuk main-main. Ya mau bener apa salah pasti ada akibatnya. Sama kyak Pak K. Buktinya dia sekarang jadi linglung. Nggak waras,” ucap Bagiyo (50) salah seorang warga.
Bagiyo menambahkan, baru kali ini ada orang di desanya berani melakukan sumpah pocong.
Terlepas K benar atau salah, sumpah pocong punya efek yang menakutkan:
• Efek gaib: Gangguan makhluk halus, kutukan sampai kehilangan kewarasan
• Efek psikologis: Ketakutan, kecemasan dan halusinasi
• Efek sosial: Pengucilan masyarakat
K dianggap gila oleh warga. Tidak ada yang berani mendekat, dikucilkan, sampai dilarikan ke rumah sakit jiwa.
Masuk Rumah Sakit Jiwa Gara-gara Sumpah pocong
Sumpah pocong memang dianggap jalan terakhir dalam menyelesaikan masalah besar, tapi efeknya bisa sangat serius, baik secara mental, spiritual, maupun sosial.
K harus dirawat di rumah sakit jiwa selama satu tahun sampai sembuh. Sementara kasus tudingan pencabulan, kini sedang didalami pihak kepolisian. (*)
Editor : Nur Wachid