CERITA MISTERI, Jawa Pos Radar Lawu – Pembangunan Koperasi dari Desa R menyisakan kisah mistis.
Para pekerja mendapatkan gangguan gaib karena koperasi merah putih desa mereka berdiri di atas rumah angker yang telah kosong selama belasan tahun.
Gangguan yang Beragam, Suara Aneh, Bercak Darah, hingga Penampakan Pocong.
Kisah horor ini pertama kali diceritakan oleh Widodo (35) salah seorang pekerja bangunan yang juga berasal dari Desa R.
“Iya gangguannya banyak banget, Mas. Wajar sih rumah tua. Hawanya aja nggak enak setiap masuk ke dalam. Saya juga nggak habis pikir kenapa koperasi nggak cari tempat lain aja malah pilih tempat yang kayak gini,” ucap Widodo.
Gangguan yang Dialami Pekerja Koperasi
Suara memanggil-manggil; Saat didatangi tidak ada orang
Bercak darah di tembok; Padahal tembok baru selesai dicat
Penampakan pocong; Malam-malam teman Widodo berteriak panik. Di bawah Pohon beringin sesosok pocong menampakkan diri
Tetap Bekerja Siang dan Malam Meski Dapat Gangguan
Widodo dan 3 orang temannya tetap mengebut pembangunan koperasi merah putih di desanya.
“Ya mau gimana lagi? Demi terlaksananya program Bapak Presiden Prabowo, kami harus terus mengerjakannya, Mas. Kan nggak lucu kalau kita pembangunan koperasi merah putih mundur dengan alasan gangguan setan. Hahaha,” kekeh Widodo cangguh
Kisah Mistis Masa Lalu: Seorang Gelandangan Gantung Diri, Sumur Tua, dan Pohon Besar
Menurut Widodo, berdasarkan cerita tang beredar di tengah masyarakat.
Warga menduga rumah ini dulunya tidak horor. Hanya kosong tapi tidak berhantu.
Rumah kosong baru terasa horor dan jadi banyak penampakan muncul lantaran:
Seorang gelandangan gantung diri
Sumur tua yang ada di belakang rumah
Ditambah lagi pohon beringin di belakang rumah yang makin rindang gara-gara 15 tahun rumah tidak ditinggali.
Meski menghadapi berbagai gangguan, Widodo dan teman-temannya tetap menjaga komitmennya merampungkan koperasi merah putih tepat waktu
Koperasi Tonggak Perubahan
Koperasi adalah koperasi yang dibangun guna memperkuat ekonomi rakyat Indonesia lewat semangat gotong royong, kemandirian, dan nasionalisme.
Koperasi merah putih bergerak di berbagai sektor seperti simpan pinjam, perdagangan, dan produksi, serta mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
3 manfaat Koperasi:
Meningkatkan kesejahteraan anggota melalui layanan simpan pinjam dan dukungan usaha.
Mendorong kemandirian ekonomi rakyat dengan sistem kepemilikan dan pengelolaan yang berbasis anggota.
Mengembangkan semangat gotong royong dan nasionalisme dalam kegiatan ekonomi bersama.
Terlepas dari gangguan yang pekerja alami, pembangunan Koperasi terus berlanjut.
Warga berharap, semangat gotong royong dan nasionalisme yang diusung koperasi ini mampu “mengusir” aura mistis yang selama ini membayangi bangunan tua itu.
Editor : Nur Wachid