Jawa Pos Radar Lawu - Mulutmu buayamu adalah kalimat yang tepat disematkan. Gara-gara ngomong “Gak Takut Setan” seorang pemuda malah kesurupan di jalur pendakian Gunung Lawu.
Jumat (25/4) Ia mulai dapat gangguan gaib karena ulahnya sendiri menantang “mereka” yang tak kasat mata di Gunung Lawu yang terkenal keramat.
Namanya Wahyu (25), seorang pemuda asal Kota Madiun yang juga merupakan anggota perguruan bela diri ternama.
Ia pergi mendaki bersama 3 orang temannya bernama Bagas (23), Jamal (28). Yuda (27).
Mentang-mentang ikut perguruan bela diri, Wahyu sesumbar pada ketiga temannya tidak takut hantu. Mau setan, jin, iblis, atau apa saja Wahyu tidak takut.
Padahal menurut juru kunci, Mbah Hargo (65) Gunung Lawu punya energi gaib yang sangat besar.
Manusia yang tidak hati-hati bisa kualat gara-gara omongannya sendiri.
“Wahyu kesurupan. Tertawa aneh, nangis-nangis sendiri padahal posisinya mau foto bareng.
Sempet tiba-tiba mau panjat pohon besar juga,” ujar Bagas saat diwawancarai.
Baca Juga: Pemburu Jalak Lawu Lari Terbirit, Cerita Misteri Penampakan Sosok Besar di Gunung Lawu
Setelah disadarkan Mbah Hargo, Wahyu bilang kalau ia mendapatkan pengelihatan sedang dihukum di tengah-tengah kawanan kera yang marah besar.
“Saya sudah peringatin Wahyu jangan nggak sembarangan ngomong tapi kalimat saya nggak digubris. Yowis dia tahu rasa sendiri sekarang.” Jamal mengimbuhi.
Kini mereka harus balik ke pos pemberangkatan. Gara-gara Wahyu kesurupan di pos 3, mereka batal naik ke puncak. (*)
Editor : Nur Wachid