Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Cerita Misteri Vila Angker Gunung Lawu Part 1, Hari Pertama Diangkat Pembantu

Saestu Saget • Rabu, 16 April 2025 | 02:07 WIB
Cerita misteri Gunung Lawu.
Cerita misteri Gunung Lawu.

Vila Gunung Lawu Terkenal Angker dengan Berbagai Cerita Misteri 

Rumah Wati berdiri di lereng Gunung Lawu. Sebuah peninggalan dari mendiang bapaknya.

Tempatnya memang sempit, bangunannya tua, kusen-kusennya mulai lapuk, beralas acian semen yang mulai bolong-bolong.

Hanya ada satu tempat spesial di rumah ini, jendela dapur.

Wati kerap menghabiskan waktu di sana. Duduk lama, menatap keluar menikmati pemandangan yang disuguhkan.

Hamparan sawah yang menghijau luas berkilau di bawah matahari pagi. Di ujung barat, Gunung Lawu berdiri gagah.

Awan menggulung di sekeliling puncaknya membentuk formasi. Kenikmatan yang tak bisa Wati temukan di tempat kerjanya.

Berlama-lama menatap Gunung Lawu dari jendela memberi satu kata di atas kata tenang. Kata yang sering orang lain bilang dengan—pulang.

“Ti,” suara rentanya terdengar serak. Wati menoleh, melepaskan pesona Gunung Lawu sesaat.

Satu buangan napas cepat disusul senyum masam, Wati seperti sudah tahu apa yang akan dikatakan ibu.

“Mbok rasah budal, Nduk. (Tolong jangan pergi, Nak.)” Ibu duduk di dipan panjang menemani Wati.

“Ibu khawatir,” imbuhnya, sangat hati-hati. Wati menggeleng, menahan napas. Tubuhnya beringsut, memeluk ibu.

“Aku cuma tiga hari, Bu... cuma ikut kerja. Gak akan kenapa-napa.”

Dagu Ibu terangkat, wajah penuh kerutan tengadah menghalangi air matanya jatuh ke pipi.

“Ibu mimpi buruk semalam. Gunung Lawu...” Kalimat ibu terpenggal. Cemas menggerogoti tenggorokan.

“Merah. Langitnya merah darah. Dan, ka—”

“Bu...” Wati memotong. Menarik kedua telapak tangan ibunya dalam dekapan. “Doakan Wati ya. Cuma doa ibu yang bisa melindungi Wati.”

Mata mereka bertemu di dalam hening panjang yang menjeda percakapan. Wati dengan mata mengiba.

Ibu dengan ratap cemasnya. Mereka hanya tinggal berdua. Wati anak tunggal, bapak telah meninggal 10 tahun lalu.

Sayang uang tak mengenal bahaya. Wati tak punya pilihan lain selain tetap pergi. Ia hanya pembantu di rumah Pak Cokro.

Wati berpamitan. Memeluk ibunya erat-erat. Lebih erat dari biasanya. Di luar, suara kicau burung liar terdengar. 

Dari dahan pohon kersen. Yang ditanam mendiang bapaknya. (bersambung) 

Editor : Nur Wachid
#gunung lawu #vila angker #cerita misteri