Youtuber Dikejar Penghuni Gunung Lawu saat Berburu Konten Cerita Misteri
Setelah Arman berpamitan, hutan terasa... lain. Bukan lebih sepi. Indra merasa malah lebih penuh. Seolah semua yang tak terlihat kini tengah mengawasi mereka.
Hawa dingin kian menjadi, menyusup sampai ke dalam tulang. Indra mendekap kedua lututnya. Tak peduli semua pakaiannya kotor.
“Gokil banget... ekspresi lo waktu pegang kepala Arman itu... dramatis parah.” Ia tertawa puas. Sendiri.
Indra hanya menoleh sekilas. Tersenyum miring. Bibirnya kering. Matanya bengkak.
Raka tak mengerti apa yang terjadi barusan. Urusannya sama nyawa. Indra melirik Arman yang duduk tenang.
Terlalu tenang. Tak bergerak, hampir tak berkedip. Tatapannya kosong, lurus tak berekasi. Manusia di sebelah Arman hanya raga kosong.
Malam ini terlalu panjang. Indra melewatinya tanpa istirahat. Energinya surut. Ia bahkan sudah pasrah.
Kalau di rumah angker, bekas rumah sakit, atau kuburan penjajah, Indra bisa memasang pagar gaib yang akan menjaga mereka sampai ekspedisi usai.
Tapi sekarang? Di gunung sebesar Gunung Lawu? Pikirannya berlarian ke mana-mana. Indra menelan ludah sekali lagi. Berat.
“Siapa yang akan dijemput setelah ini?” tanya Indra dalam hati. Khawatir.
“Pasti ada yang tidak selamat. Pasti.” Indra berdiri, berjalan menghampiri Raka.
“Rak,” ujarnya lirih. “Ini peringatan terakhir gue.” Bola mata Raka membulat, sepasang alisnya terangkat tinggi.
“Kita harus balik. Jika tidak—“ “Gue masih mau berburu konten.” Raka mengemasi barangnya, tak peduli. “Udah sampai pos 4, Ndra. Gila lo ngajak balik.”
Indra membuang napas cepat. Dagunya terangkat, menatap langit berhias bulan purnama menggantung. Burung jalak kembali terdengar.
Kali ini, jauh lebih dekat. “Jika tidak, kita yang akan diburu,” lanjut Indra pelan. Terlalu pelan. (bersambung)
Editor : Nur Wachid