Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Jejak Cerita Misteri Youtuber di Gunung Lawu Part 2

Saestu Saget • Minggu, 13 April 2025 | 01:10 WIB
Cerita misteri Gunung Lawu.
Cerita misteri Gunung Lawu.

Cerita Misteri Ekspedisi Gunung Lawu, Youtuber Tiba di Gerbang Cemoro Sewu 

“Kita beneran naik sekarang? Udah mau malem loh. Kenapa nggak mulai besok aja sih?” Arman bertanya sambil mengecek kembali barang bawaan.

“Ya iyalah! Eh kita yutuber horor, Man! Masa’ berangkat pagi-pagi? Hantunya pada tidur. Hahaha...” gurau Raka.

“Hush... ” Indra memotong. “Bercanda lo nggak lucu, Rak.”

Dari turun mobil, Indra tak pernah berhenti mengawasi sekitar.

Sebaliknya, sejak mereka datang, Indra sudah langsung merasa ada yang mengawasi.

“Canda doang, Ndra. Yaelah...” sahut Raka, menyapu angin di hadapannya dengan telapak tangan.

“Nggak nantangin kok. Eh tapi kalau mereka merasa sih bagus. Bisa langsung dapat konten kita. Hahaha...”

“Diem nggak lo!” Indra melotot. Raka kicep.

Mereka bertiga sudah berdiri di kaki Gunung Lawu.

Di hadapan mereka gerbang jalur pendakian Cemoro Sewu.

Malam yang masih muda mengantar kabut pekat turun.

Baca Juga: Cerita Misteri Gunung Lawu: Jalur Pendakian Keramat, Penampakan Jalak Lawu di Ritual Pencarian Alya

Indra berdesis, bukan karena dingin. “Ada yang nggak beres,” pikirnya.

Ia mengedarkan pandangan ke sekitar—sekali lagi.

Seorang bapak tua yang duduk di warung kopi menatap mereka lama.

Begitu mata mereka bertemu, lelaki tua itu menggeleng pelan, samar.

Seolah memberi peringatan. Indra bergeser membisiki Raka. “Rak, sumpah, firasat gue jelek banget.”

“Ndra! Jangan mulai deh.” Raka mendecak kesal.

“Udah lah, kita jalan. Di rumah kosong kemarin firasat lu nggak enak, tapi buktinya kita nggak papa kan.”

Indra menggigit bibir. “Yang ini beda, Raka!” umpatnya, tertahan.

“Kita kerja, Ndra.” Raka menepuk-nepuk bahu Indra. “Kita harus profesional.”

Indra masih ingin membantah, namun Raka sudah melangkah duluan.

Mau tak mau, Indra dan Arman mengikuti.
Pendakian dimulai.

Baru masuk suasana hutan langsung mencekam.

Semakin jauh mereka masuk, semakin sunyi. Hening. Hanya suara langkah kaki mereka bertiga.

Mendadak, Indra berhenti. “Dengar nggak?”

Arman menelan ludah. “Dengar apaan?” Indra memejamkan mata, memasang pendengarannya baik-baik.

Lalu, samar-samar, terdengar langkah keempat.
Padahal, mereka cuma bertiga. (bersambung)

Editor : Nur Wachid
#ekspedisi #cemoro sewu #gunung lawu #cerita misteri #horor