Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Jalak Lawu: Burung Endemik Penuh Mitos Penuntun Pendaki di Gunung Lawu

Ockta Prana Lagawira • Sabtu, 15 Februari 2025 | 21:05 WIB
Ilustrasi Jalak Lawu, burung endemik di Gunung Lawu.
Ilustrasi Jalak Lawu, burung endemik di Gunung Lawu.

Radar Lawu - Gunung Lawu, yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena keberadaan burung Jalak Lawu.

Spesies endemik ini memiliki ciri khas bulu abu-abu tua dengan paruh, dan kaki berwarna kuning gading.

Sering ditemui di sekitar Pos 2 jalur pendakian Cemoro Sewu, terutama pada sore hari, Jalak Lawu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem dan budaya lokal.

Masyarakat setempat meyakini bahwa Jalak Lawu adalah jelmaan dari Wongso Menggolo, patih setia Raja Brawijaya V.

Dalam legenda, Wongso Menggolo ditugaskan untuk menjaga dan menuntun pendaki menuju puncak Gunung Lawu.

Banyak pendaki yang mengaku dibantu oleh burung ini saat tersesat, seolah-olah Jalak Lawu menunjukkan jalan yang benar.

Kepercayaan ini telah mengakar kuat dalam tradisi lokal dan menambah aura mistis Gunung Lawu.

Selain perannya dalam mitos, Jalak Lawu juga berkontribusi signifikan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Salah satunya dengan memakan berbagai serangga, termasuk hama tanaman.

Namun, populasinya kini terancam oleh perburuan liar dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan.

Upaya pelestarian sangat diperlukan untuk memastikan keberlangsungan hidup spesies unik ini.

Baca Juga: 8 Ciri Orang yang Percaya Diri Saat Merekam Latihan di Gym dan Mengunggahnya ke Media Sosial

Keunikan Jalak Lawu tidak hanya terbatas pada perannya dalam ekosistem dan mitos, tetapi juga menginspirasi kesenian lokal.

Tari "Jalak Lawu" dari Magetan, misalnya, menggambarkan filosofi patriotisme dan kesetiaan, terinspirasi dari kisah burung ini.

Tarian ini menjadi simbol penghormatan terhadap budaya dan sejarah setempat, serta memperkaya khasanah seni tradisional Indonesia. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#aura mistis #mitos #cemoro sewu #gunung lawu #tersesat #pendaki #jalak lawu #tari